Written by Super User on . Hits: 335

 

Sejarah Pembentukan Pengadilan Agama Muara Bungo

Pada mulanya Pengadilan Agama Muara Bungo yang wilayah hukumnya meliputi Bungo dan Tebo. Seiring dengan tuntutan Otonomi Daerah yang berdasarkan Undang-undang Nomor 54 Tahun 1999 dimana Kabupaten Bungo Tebo dimekarkan menjadi Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo, yang telah diresmikan pada tanggal 12 Oktober 1999 oleh Menteri Dalam Negeri di Jakarta. Dengan demikian wilayah hukum (Kompetensi Relatif) Pengadilan Agama Muara Bungo menjadi Kabupaten Bungo saja yang terdiri dari 17 Kecamatan yaitu :

1. Kecamatan Pelepat
2. Kecamatan Pelepat Ilir
3. Kecamatan Bathin II Babeko
4. Kecamatan Rimbmo Tengah
5. Kecamatan Pasar Muara bungo
6. Kecamatan Bungo Dani
7. Kecamatan Bathin III
8. Kecamatan Rantau Pandan
9. Kecamatan Muko-muko Bathin VII
10. Kecamatan Bathin III Ulu
11. Kecamatan Tanah Sepengal
12. Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas 
13. Kecamatan Tanah Tumbuh
14. Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang
15. Kecamatan II Pelayang
16. Kecamatan Jujuhan
17. Kecamatan Jujuhan Ilir

Dasar Hukum Pengadilan Agama Muara Bungo

Pengadilan Agama Muara Bungo ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1957 tentang pembentukan Pengadilan Agama / Mahkamah Syari’ah di luar Jawa dan Madura, penetapan Menteri Agama Nomor 58 tahun 1957 tentang pembentukan Pengadilan Agama / Mahkamah Syari’ah di Sumatera. Pengadilan Agama Muara Bungo mulai dibentuk tanggal 14 Nopember 1960.

Kategori

Reformasi Birokrasi

Pengumuman

Seputar PA Muara Bungo

 

We have 227 guests and no members online

Pengadilan Agama Muara Bungo@2018